RANGKAIAN LISTRIK
Rangkaian listrik (Inggris: electrical circuit) adalah sambungan
dari bermacam-macam elemen listrik pasif seperti resistor, kapasitor, induktor, transformator, sumber tegangan, sumber arus, dan saklar (switch). Istilah sirkuit listrik sedikit
dibedakan dari jaringan listrik
(electrical network atau electrical distribution network), di mana jaringan listrik membahas penggunaan
sirkuit listrik dalam skop yang lebih luas seperti dalam jaringan distribusi pembangkit listrik dari generator pembangkit sampai pada pelanggan listrik di
masing-masing rumah. Sebetulnya kedua macam rangkaian ini menggunakan prinsip
dasar yang sama, hanya dalam jaringan listrik dibahas mengenai jalur transmisi yaitu mengenai sifat kabel pada frekuensi
tinggi.
A.
Rangkaian
Seri
Rangkaian Seri adalah
salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri). Baterai dalam senter umumnya disusun dalam rangkaian seri.
Gambar 1. Rangkaian Seri
Adapun kekurangan rangkaian seri yaitu:
1.
Jika
salah satu lampu dilepas (putus) maka lampu yang lain ikut padam.
2.
Nyala
lampu yang satu dengan yang lain tidak sama terangnya.
3.
Semakin
jauh dari sumberlistrik maka nyala lampu semakin redup.
Adapun kelebihan rangkaian seri yaitu:
1.
Hemat
kabel dan saklar (hemat biaya).
B.
Rangkaian Paralel
Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian
listrik yang disusun secara berderet
(paralel). Lampu yang dipasang di rumah umumnya merupakan rangkaian
paralel. Rangakain listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana
semua input komponen berasal dari sumber yang sama. Semua komponen satu sama
lain tersusun paralel.
Gambar 2. Rangkaian Paralel
Adapun kekurangan
rangkaian paralel yaitu:
1.
Boros
kabel dan saklar
Adapun
Kelebihan rangkaian paralel yaitu:
1. Jika salah satu lampu padam yang lain tetap menyala.
2. Nyala lampu sama terang
Referensi: